Categories Spirits

DPR mendesak armada pesawat Indonesia Air Transport diaudit ulang



FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komisi V DPR RI menyoroti kelaikudaraan pesawat di Indonesia, khususnya armada dengan umur operasional yang panjang menyusul jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di kawasan Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026).

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda meminta Kementerian Perhubungan segera melakukan penyelidikan awal untuk memastikan kondisi perawatan pesawat sebelum kejadian terjadi.

Menurut Huda, pesawat 2000 tersebut perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan penerbangan nasional.

“Kami meminta Kementerian Perhubungan mendampingi KNKT untuk memeriksa aspek perawatan dan kelaikudaraan pesawat. Ini penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” kata Huda di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Ia pun mengingatkan, kejadian ini menjadi pengingat pahit bagi industri penerbangan nasional terkait ancaman cuaca ekstrem dan fenomena siklon yang tengah melanda Indonesia.

Apalagi, saat ini siklon tropis Nokaen di utara Sulut bisa memicu cuaca ekstrem di wilayah tengah dan timur Indonesia.

“Kejadian ini harus menjadi peringatan keras bagi seluruh penyedia jasa transportasi udara. Di tengah ancaman cuaca ekstrem saat ini, keselamatan penumpang tidak boleh dikompromikan. Tidak boleh ada toleransi bagi maskapai yang mengabaikan ambang batas cuaca minimum,” tegasnya.

Selain aspek teknis, Huda menilai koordinasi antarlembaga juga menjadi kunci dalam penanganan insiden penerbangan.


Agen Togel Terpercaya
Bandar Togel
Sabung Ayam Online
Berita Terkini
Artikel Terbaru
Berita Terbaru
Penerbangan
Berita Politik
Berita Politik
Software
Software Download
Download Aplikasi
Berita Terkini
News
Jasa PBN
Jasa Artikel
News
Breaking News
Berita

More From Author