FAJAR.CO.ID, NUNUKAN — Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi dan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, tetap stabil meski terjadi kecelakaan pesawat kargo Pelita Air jenis Air Tractor AT-802, di kawasan Pa’bettung, Kecamatan Krayan Timur.
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menjelaskan, pihaknya telah mengamankan armada pengganti dari operator maskapai untuk memastikan pelayanan energi kepada masyarakat tidak terganggu.
“Untuk menjaga stabilitas pasokan, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi menyiapkan armada pengganti dan saat ini telah mendapat konfirmasi armada pengganti dari operator penerbangan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (20/2/2026).
Kronologi Kecelakaan Pesawat Kargo Udara Pelita
Pesawat Pelita Air Air Tractor AT-802 yang jatuh sedang menjalankan misi program BBM Satu Harga ke wilayah perbatasan. Pesawat yang dikendalikan oleh single pilot, Capt Hendrick Lodewyck Adam (54) lepas landas dari Tarakan menuju Bandara Long Bawan pada pukul 11.00 Wita dengan membawa Pertalite sebanyak 4.000 liter.
Setelah proses bongkar muat selesai, pesawat terbang kembali ke Bandara Juwata Tarakan pada pukul 12.10 WITA. Namun, terjadi kecelakaan saat pesawat sedang dalam perjalanan sehingga mengakibatkan kematian pilotnya.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F. Laisa menjelaskan, sebelum hilang kontak, pilot telah memberikan perkiraan posisi saat melintasi kawasan Malinau kepada petugas ATC Tarakan pada pukul 12.24 WITA.
Namun sistem sebenarnya telah menangkap sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT) dari pesawat sebelumnya, yakni pada pukul 12.20 Wita, jelasnya.
Status Pesawat dan Pilot
Pelita Air melalui Sekretaris Perusahaan Patria Rhamadonna memastikan pesawat tahun 2013 tersebut dalam kondisi laik terbang dengan riwayat perawatan rutin terakhir pada 15 Februari 2026.
Almarhum Kapten Hendrick dikenal sebagai pilot berpengalaman dengan catatan lebih dari 8.000 jam terbang sejak bergabung dengan perusahaan pada tahun 2021.
Belasungkawa dan Fokus pada Distribusi BBM
Manajemen Pertamina Patra Niaga menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Capt Hendrick. Pihaknya juga menegaskan, fokus utama saat ini adalah melakukan pemantauan intensif di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat di wilayah Krayan dan sekitarnya terus terpenuhi tanpa kendala distribusi. (Erfyansyah/Fajar)
Berita Terkini
Berita Terbaru
Daftar Terbaru
News
Berita Terbaru
Flash News
RuangJP
Pemilu
Berita Terkini
Prediksi Bola
Togel Deposit Pulsa
Technology
Otomotif
Berita Terbaru
Slot Demo Gratis Tanpa Potongan 2025
Slot yang lagi gacor
Teknologi
Berita terkini
Berita Pemilu
Berita Teknologi
Hiburan
master Slote
Berita Terkini
Pendidikan
Resep
Jasa Backlink
One Piece Terbaru