Categories Spirits

Terbuai dengan Pemasaran ‘Sehat’ Sejak Kecil: Bedah Gaya Hidup Bersama Ilmuwan Nutrisi



FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Apa yang sebenarnya terjadi dengan pola makan kita selama ini? Pertanyaan tersebut membuka perbincangan di podcast Suara Classy bersama Felix, seorang ilmuwan nutrisi yang menyoroti bagaimana masyarakat Indonesia kini hidup di lingkungan yang ekstrem, dikelilingi oleh makanan ultra-olahan yang penuh dengan bahan pengawet, pewarna, tambahan gula, pengemulsi, dan berbagai bahan yang tidak lagi alami.

Katanya, jika seseorang mengambil makanan sembarangan di minimarket, kemungkinan besar itu adalah makanan ultra-olahan.

Menurut Felix, permasalahan tersebut bermula dari pemasaran yang sangat kuat. Sejak masa kanak-kanak, masyarakat sudah terbentuk dengan keyakinan bahwa roti gandum, sereal, atau protein batangan adalah pilihan yang sehat, meski komposisinya penuh dengan bahan kimia tambahan.

Prinsipnya sederhana: semakin panjang daftar bahannya, semakin tinggi tingkat prosesnya. Ia mencontohkan telur yang hanya terdiri dari telur dan garam saat dimasak sebagai contoh makanan paling alami. Sedangkan makanan instan dikemas seolah-olah “sehat”, padahal sebenarnya tidak.

Dampaknya paling terasa pada anak-anak dan masyarakat kelas menengah ke bawah, yang kini semakin menghadapi obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit autoimun.

Yang lebih mengejutkan lagi, kondisi tersebut tidak hanya terjadi di kota-kota besar saja, namun sudah merambah hingga ke pedesaan, termasuk kampung halaman Felix di Sumatera Utara. Ia mengatakan, anak muda berusia 20-30 tahun yang menjalani cuci darah bukan lagi hal yang aneh.

Generasi kakek nenek kita bisa hidup 80-90 tahun dengan makanan segar, sedangkan generasi sekarang hidup dengan makanan instan yang dianggap keren.


Agen Togel Terpercaya
Bandar Togel
Sabung Ayam Online
Berita Terkini
Artikel Terbaru
Berita Terbaru
Penerbangan
Berita Politik
Berita Politik
Software
Software Download
Download Aplikasi
Berita Terkini
News
Jasa PBN
Jasa Artikel
News
Breaking News
Berita

More From Author