FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pakar telematika Roy Suryo kembali angkat bicara terkait eskalasi konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Ia mengatakan, situasi ini berpotensi memberikan dampak besar tidak hanya pada kawasan Timur Tengah, namun juga pada kondisi energi global, termasuk Indonesia.
Roy bahkan mengingatkan pemerintah untuk berhati-hati dan waspada dalam menghadapi kemungkinan dampak lebih lanjut dari konflik tersebut.
Menyebut Operasi Pembunuhan Khamenei sebagai Serangan Pemenggalan Kepala
Menurut Roy, kematian pemimpin spiritual Iran Ali Khamenei merupakan bagian dari strategi besar militer yang bertujuan melemahkan kepemimpinan negara.
Strategi membunuh Ali Khamenei merupakan serangan pemenggalan kepala terbesar terhadap Iran dengan operasi intelijen gabungan CIA-Mossad yang merupakan bagian dari strategi melemahkan kepemimpinan Iran, kata Roy kepada fajar.co.id, Minggu (8/3/2026).
Ia memperkirakan langkah tersebut tidak akan menghentikan konflik, malah berpotensi memperpanjang perang di kawasan.
Prediksi saya, tindakan ini bisa memperpanjang perang dan memicu konflik Timur Tengah yang lebih luas, ujarnya.
Dugaan Operasi Intelijen Berlapis
Tak berhenti sampai disitu, Roy juga menjelaskan berbagai metode operasi intelijen yang diduga digunakan dalam konflik tersebut.
Ia mengatakan perang modern tidak hanya mengandalkan kekuatan militer konvensional, tetapi juga operasi intelijen yang kompleks.
“Selain menggunakan Human Intelligence (HUMINT), Mossad juga merekrut ilmuwan nuklir Iran, pejabat militer, dan kontraktor fasilitas nuklir dengan menggunakan metode uang, kompromi pribadi, dan tekanan politik,” jelasnya.
Berita Terkini
Berita Terbaru
Daftar Terbaru
News
Berita Terbaru
Flash News
RuangJP
Pemilu
Berita Terkini
Prediksi Bola
Togel Deposit Pulsa
Technology
Otomotif
Berita Terbaru
Slot Demo Gratis Tanpa Potongan 2025
Slot yang lagi gacor
Teknologi
Berita terkini
Berita Pemilu
Berita Teknologi
Hiburan
master Slote
Berita Terkini
Pendidikan
Resep
Jasa Backlink
One Piece Terbaru