Remake The Intern versi Korea menghadirkan Han So Hee dan Choi Min Sik dalam cerita tentang kehidupan kantor, perbedaan generasi, serta industri fashion.
Masih ingat The Intern? Film yang dibintangi Anne Hathaway dan Robert De Niro ini akan hadir dalam versi Korea. Kali ini, Choi Min Sik memerankan intern senior, sementara Han So Hee menjadi CEO muda di perusahaan fashion.
Film originalnya memang sudah dirilis pada 2015, tetapi kisahnya soal kehidupan kerja dan perbedaan generasi masih terasa relatable sampai sekarang. Lantas, seperti apa cerita versi Koreanya?
Baca juga: 5 Drama Korea yang Tayang di Agustus, dari Thriller sampai Romance yang Bikin Baper!
Sinopsis The Intern versi Korea
Film ini mengikuti Gi Ho (Choi Min Sik), pria yang sudah memiliki pengalaman kerja selama 37 tahun. Alih-alih berhenti bekerja, ia justru memulai babak baru sebagai intern senior di sebuah startup fashion. Di sana, Gi Ho bekerja di bawah Sun Woo (Han So Hee), CEO muda yang berhasil membangun perusahaan fashion miliknya hanya dalam tiga tahun.
Sun Woo dikenal ambisius dan sangat fokus pada pekerjaannya. Namun, kesibukan sebagai CEO mulai membuat kehidupan profesional dan personalnya sulit dipisahkan. Kehadiran Gi Ho menjadi tantangan baru karena keduanya punya cara kerja dan sudut pandang yang berbeda. Gi Ho juga harus beradaptasi pada sistem kerja digital serta budaya kantor yang didominasi generasi muda. Seiring berjalannya waktu, hubungan keduanya justru berkembang. Sun Woo belajar dari pengalaman Gi Ho, sementara Gi Ho kembali menemukan banyak hal baru di lingkungan kerja generasi muda.
Baca juga: Kepincut Nam Joo Hyuk di ‘The East Palace’? Ini 6 Drakor Lainnya yang Wajib Ditonton!
Han So Hee jadi CEO startup fashion

Han So Hee berperan sebagai Sun Woo, founder sekaligus CEO startup fashion bernama Woo22. Dalam tiga tahun sejak diluncurkan, Woo22 disebut berhasil meraih pendapatan sebesar 10 miliar Won. Kesuksesan tersebut membuat Sun Woo dikenal sebagai sosok muda yang ambisius di industri fashion.
Namun, mengejar karier ternyata punya konsekuensi tersendiri. Tekanan pekerjaan mulai memengaruhi kehidupan pribadinya, hingga akhirnya kehadiran Gi Ho ikut mengubah rutinitasnya. Karakter CEO muda ini juga menjadi salah satu hal menarik yang membuat penampilan Han So Hee di film tersebut patut ditunggu.
Choi Min Sik perankan intern senior

Choi Min Sik akan memerankan Gi Ho, seorang intern senior yang sudah memiliki pengalaman profesional selama 37 tahun. Meski berpengalaman, Gi Ho tetap harus belajar banyak hal baru. Mulai dari sistem kerja digital, kebiasaan rekan kerja yang lebih muda, sampai istilah-istilah generasi MZ (Millennial dan Gen Z)
Gi Ho sendiri digambarkan sebagai sosok tulus, pekerja keras, dan hangat. Sifat tersebut perlahan membuat hubungannya bersama Sun Woo menjadi lebih suportif. Dinamika keduanya jadi salah satu bagian yang menarik untuk ditunggu. CEO muda yang super sibuk harus bekerja bersama intern senior yang sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia profesional? Sounds interesting.
Baca juga: Nam Joo Hyuk Akan Kembali ke Genre Romansa Ditemani Han So Hee!
Teaser The Intern versi Korea sudah dirilis

Warner Bros. Korea merilis poster dan teaser The Intern versi Korea pada 4 Agustus 2026. Dalam teaser, Gi Ho terlihat gugup sekaligus antusias saat memulai pekerjaan barunya. Ia bahkan menjadikan pengalaman kerja selama 37 tahun sebagai salah satu kelebihannya saat wawancara.
Setelah diterima, Gi Ho terlihat sangat serius menata meja kerjanya. Ia juga mulai mempelajari istilah dan budaya generasi MZ agar lebih mudah berbaur di kantor. Teaser-nya turut memperlihatkan sisi komedi lewat perbedaan kebiasaan serta cara kerja Gi Ho dan rekan-rekan kantornya.
Kapan The Intern versi Korea tayang?
Latar industri fashion, kisah beda generasi, serta chemistry Choi Min Sik dan Han So Hee membuat film ini cukup menarik untuk masuk watchlist. Apalagi, cerita soal office life, career pressure, dan work-life balance masih dekat banget bagi banyak pekerja saat ini.
The Intern versi Korea dijadwalkan tayang di bioskop Korea pada 16 September 2026. Namun, untuk jadwal tayang di Indonesia, belum ada informasi resmi sampai saat ini. Stay tuned saja, ya!
image: Warner Bros Korea
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.