PEGGY HARTANTO memperkenalkan lima desain produk kulit terbaru, lengkap dengan siluet baru, warna Petal dan Butter, serta kampanye bernuansa Jepang.
PEGGY HARTANTO kembali memperluas lini kulit baguss-nya dengan meluncurkan koleksi terbaru yang menghadirkan lima desain baru, yaitu ICHIYO, KAIKA, ZIG Grand, CUTICLE, dan CAMBIUM. Koleksi ini melanjutkan eksplorasi merek terhadap bentuk-bentuk patung dan keahlian yang menjadi ciri khasnya. Masing-masing desain memiliki karakter yang berbeda, namun tetap mempertahankan identitas visual PEGGY HARTANTO yang modern dan abadi.
Salah satu detail yang menjadi menyorot dalam koleksi ini adalah reinterpretasi bunga aplikasi yang terinspirasi dari keindahan bunga sakura. Detail tersebut hadir pada ICHIYO Mini Bag dan KAIKA Card Holder, memberikan sentuhan feminin yang tetap selaras dengan estetika khas PEGGY HARTANTO. ICHIYO hadir sebagai tas jinjing mini terstruktur dengan siluet arsitektural yang membersihkansementara KAIKA menerjemahkan bahasa desain yang sama ke dalam pemegang kartu berukuran kompak untuk melengkapi kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Tropical Paradise Takeover Hadir sebagai Pengalaman Tahunan Terbesar Buttonscarves
Debut dua siluet dan warna tanda tangan baru
Koleksi terbaru ini juga memperkenalkan dua siluet baru yang melengkapi lini produk kulit PEGGY HARTANTO. CAMBIUM Baguette Bag menawarkan interpretasi baru dari tas baguette klasik dengan bentuk memanjang yang dipadukan dengan ciri khas floral aplikasi khas merek. Sementara itu, ZIG Grand Shell Bag hadir sebagai versi lebih besar dari ZIG Classic Shell Bag, memberikan kapasitas yang lebih luas tanpa menghilangkan bentuk ikonisnya.

Selain itu, CUTICLE Cone Bag merupakan interpretasi baru dari LOCULE Cone Bag. Tas ini menggabungkan siluet cone yang sculptural dengan detail floral aplikasi tiga dimensi dan tersedia dalam dua ukuran, yaitu Classic dan Petit, sehingga dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan. Melengkapi koleksi ini, PEGGY HARTANTO juga memperkenalkan dua warna khas baru, yaitu Petal, blush pink yang lembut, dan Butter, pastel yellow yang memberikan sentuhan lembut sekaligus feminin pada setiap desain.
Baca juga: Tampil Ayu dalam Balutan Kebaya, Lirik Detail Kebaya Athina saat Prosesi Mitoni!
Kampanye yang terinspirasi estetika Jepang

Bersamaan dengan peluncuran koleksi ini, PEGGY HARTANTO menghadirkan kampanye yang terinspirasi dari estetika Jepang sebagai rangkaian dari visual koleksi Spring/Summer 2026 bertajuk GION. Kampanye tersebut dikembangkan bersama kreator asal Vietnam dengan fotografi oleh Monkey Minh, set design oleh Thanh Ngan, serta set assistance oleh Gia Khuong.

Mengangkat konsep kage (影) atau bayangan, kampanye ini mengeksplorasi bagaimana bayangan menjadi perpanjangan identitas setiap tas. Melalui permainan cahaya dan gelap, setiap siluet tampak memiliki dimensi yang lebih dramatis, menciptakan kesan sculptural yang menonjolkan karakter masing-masing desain. Serta untuk mendapatkan hasil foto dari setiap koleksi ini dibantu oleh hasil karya fotografer Monkey Minh, set designer Thanh Ngan, dan set Assistant Gia Khuong.
Baca juga: D’ORSAY Resmi di Indonesia, Amélie Huynh Berbincang Soal Tren Fragrance bersama Female Daily!
Koleksi barang kulit terbaru kini telah tersedia di PEGGY HARTANTO Flagship Store Plaza Senayan Level 2, retailer pilihan seperti MASARI, PILLAR, dan Galeries Lafayette, serta dapat dibeli secara online melalui website resmi PEGGY HARTANTO.
Gambar: Dok. Monyet Minh untuk PEGGY HARTANTO
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.